Selasa, 31 Juli 2012

VISI dan MISI hidup saya

Assalamualaikum Wr.Wb

VISI

     Visi hidup saya sangat sederhana, saya ingin menjadi entrepreneur sekaya bill gates dan seorang social entrepreneur yang menolong orang-orang yang berada di daerah perbatasan ataupun daerah-daerah terpencil agar bisa maju seperti daerah perkotaan . Visi hidup saya memang lah tidak mudah, dan menurut saya amat berat karena hakekat hidup saya ialah menjadi pemimpin yang berguna bagi masyarakat dan negara tetapi kita harus mematok standard yang tinggi untuk diri kita sendiri. 
MISI
     Dalam mencapai visi saya, saya harus menempuh beberapa tahapan tentunya. Pertama sekali ialah masalah kepribadian kita. mengapa? karena seorang pemimpin harus memiliki kualitas diri yang sangat tinggi, untuk itu saya harus memiliki prinsip, belajar untuk perihatin, sabar, dan pantang menyerah tentunya karna sebelum kita berada diatas, kita harus yakin dan meyakinkan orang-orang disekitar kita bahwa kita sanggup berada di posisi itu. selain itu, kita juga harus mengerti tentang keadaan orang-orang yang berada dibawah kita. Kedua, saya harus memperkaya wawasan dan link agar dapat merangkul segolongan masyarakat yang tentunya tidaklah mudah. saya juga berharap orang-orang yang berada disekitar saya memiliki visi yang sama dengan saya. Ketiga, saya harus menguasai ilmu-ilmu tentang perusahaan khususnya perminyakan dan pertambangan karna saya ingin menjadi pengusaha yang bermain di sektor itu. Keempat, saya harus mulai membangun usaha, mulai dari perusahaan kecil yang tentunya harus saya kembangkan kelak. ketika perusahaan saya berjalan, saya akan mecoba merealisasikan visi saya dan  dimulai dari orang-orang disekitar saya.Saat saya sudah sukses nanti (amin) saya ingin mengalokasikan masyarakat DKI Jakarta yang kurang mampu ke daerah-daerah yang saya kembangkan, dimana saya akan membuat suatu perusahaan atau pabrik disana dan seluruh profitnya untuk masyarakat tersebut dan tentunya perusahaan itu berada dibawah keendali saya, sehingga mereka bisa hidup layak dan daerah-daerah tersebut bisa lebih maju dan lebih di kenal. Disamping itu, daeah-daerah tersebut bisa lebih mengenal bangsanya sendiri, saya amil contoh yang sedikit ironis, masyarakat yang tinggal di daerah paloh, sungai batu, sebuku, serta daerah perbatasan kalimantan lainnya belum mengenal internet, tidak terjangkau oleh listrik dan bisa dibilang lebih mengenal malaysia daripada indonesia. coba bayangkan, mereka tidak tahu siapa presiden indonesia dan sangat mengenal presiden malaysia, mereka juga tidak tahu lambang negara kita, pancasila, dan UUD 1945. Hal-hal yang mereka tahu ialah malaysia, lagu kebangsaan malaysia, lambang malaysia, dan apapun yang berhubungan dengan malaysia. mengapa? karna tidak ada sekolah indonesia disana, alhasil mereka sekolah di malaysia untuk mengenyam pendidikan, itulah mengapa mereka lebih mengenal malaysia daripada indonesia. Saya sangat menyayangkan hal itu, saat saya sudah sukses nanti saya tidak mau hal ini sampai terjadi, saya ingin masyarakat seluruh indonesia sadar betul akan potensi diri dan daerahnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar